Blogs

Perluaslah wawasan Anda dengan berbagai info unik, tips menarik, trik jitu dan hal - hal lainnya
dari Tim Flimmerce yang dengan bangga kami bagikan di sini.

Website Statis Vs Website Dinamis

Website Dinamis Vs Website Statis

Berdasarkan teknologi yang berkembang saat ini Website dikategorikan menjadi dua, yaitu Website Statis dan Website Dinamis. Mari kita bahas bersama dengan Tim Flimmerce. Persamaan dari keduanya ialah sama-sama menampilkan page/halaman yang berisi informasi tertentu  


Pengertian Website Statis dan Website Dinamis.


  1. Website Statis: Adalah website yang sederhana dimana pengguna tidak bisa merubah konten yang ada di dalam web tersebut langsung dari browser anda. Interaksi yang terjadi antara user dan server ialah hanya pemrosesan link saja. Web tersebut tidak memiliki database, serta data dan informasi cenderung tidak berubah kecuali kita merubah dari sintaks dari web tersebut.
    Contohnya: pada web yang berisi tentang Company Profile. 
    Company profile tersebut hanya ada beberapa halaman dan konten yang ada hampir tidak pernah berubah. 
  2. Website Dinamis: Pada Website Dinamis, Interaksi yang terjadi user dengan server sangat kompleks.
    User dapat mengubah setiap konten dari halaman tertentu langsung didalam browser, kemudian dapat langsung ditampilkan dengan isi yang berbeda menurut pengaturan user. Halaman web dinamis memiliki database. Data dan Informasi yang ada didalam Web merupakan diinput yang diterapkan oleh user.
    Contoh dari Web Dinamis : Web Portal, Jejaring Sosial dan Toko Online / Online Shop


Perbedaan Website Statis dan Website Dinamis


  • Dalam website statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.
  • Bahasa Script yang digunakan Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP dan JavaScript. Contohnya : Jasa Pembuatan Toko Online oleh Tim Flimmerce menggunakan PHP
  • Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memroses data. Contohnya : Jasa Pembuatan Toko Online oleh Tim Flimmerce menggunakan MySQL
  • Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang diupdate, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering diupdate.Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.


Pada kesimpulannya, pemilihan jenis website statis ataupun dinamis akan kembali lagi pada kebutuhan para pemilik website nantinya. 

Kami dari Tim Flimmerce sebagai Jasa Pembuatan Toko Online sendiri, sangat siap membantu Anda dalam memiliki sebuah Toko Online yang dinamis, dengan berbagai pilihan desain, fitur, serta pilihan pembayaran.


Semoga bermanfaat!


Dapatkan Free Trial 1 Minggu!

Khawatir Anda telah salah memilih kami sebagai solusi website Anda?
Silakan mencoba gratis layanan Flimmerce dari kami selama 1 minggu dan buktikan hasilnya!